Melayu Oblong "melo" Slideshow: Wak’s trip from Pekanbaru, Sumatra, Indonesia to Riau was created by TripAdvisor. See another Riau slideshow. Create your own stunning slideshow with our free photo slideshow maker.
Tampilkan postingan dengan label Negeri Pantun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Negeri Pantun. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Agustus 2011

GURINDAM NEGERI

Apa ciri negeri yang makmur
Orangnya berilmu tanahnya subur

Apa ciri negeri yang kaya
Harta disimpan untuk yang muda

Apa ciri negeri yang disegani
Hargadirinya di junjung tinggi

Senin, 04 Oktober 2010

Tunjuk Gigi Melayu

Apa tanda si anak Melayu ?/ Matinya ditengah gelanggang/ Tidurnya di puncak gelombang/ Makannya di tebing panjang/ Langkahnya menghentam bumi/ Lenggangnya menghempas semak/ Tangisnya terbang kelangit/ Esaknya ditelan bumi/ Yang tak kenalkan airmata/ Yang tak kenalkan tunduk kulai...

 

Melayu penuh budi bahasa, Melayu berisi dalam seloka/ Bila Melayu mudah lupa, Akan ada Melayu berwaspada/ Bila Melayu berdengki, Akan ada Melayu yang rugi/ Luka tidak berubat mengundang parah, Kritik tidak bernasihat mengundang bencana/ Berlainan bumbung jatuh tertimpa tidak semua binasa, Satu bumbung ...satu tanah, jika roboh hancur pusaka..

 

Orang buta pergi ke kebun/ Makan longan dibekal cucur/ Janganlah kita bermain mercun/ Kelak badan pasti hancur (Haah...kalian dengar tu?)/ Jalan-jalan ke pasar/ Pergi ke pasar naik motor/ Jika kelian ingin
pintar/ Rajin-rajinlah belajar/ Jambu merah menggelinding/ Jangan marah just kidding...Wak ucapkan Selamat Hari Anak Nasional ye !

 

Berakit-rakit ke Hulu/ Berenang-renang ke tepian/ Bersakit-sakit selalu/Bersenang-senang entah kapan/ Duduk menangis si Putri Malu/ Dia bersedih disangka tertawa/ Cakap melayu terase malu/ Belacan di pinggan dibedal juga...

 

Siape cakap melayu kurang ajar/ Pastilah die tak belajar/ Siape diri mau bersabar/ Pastilah die org terpelajar/ Kita same org melayu/ Tapi jangan hati mendayu/ Kite org harus berpike maju/ Supaye di Bumi Tak Hilang Melayu...

Rabu, 15 September 2010

Keindahan Berpantun

Sejak dahulu, bangsa Melayu membina budayanya sendiri hingga mencapai tahap tamaddun yang tinggi, yang telah memberi sumbangan terhadap budaya dunia. Hasil cipta alam Melayu memperlihatkan corak yang cukup halus sifatnya, cukup matang dan tinggi daya fikirnya. Dari mulai hasil seni bangunan, kesenian, system social dan adat istiadat, hasil pertanian, pembuatan perahu dll.

Dan hasil budaya Melayu yang terpenting adalah bahasa, dengan bahasa kita dapat berkreasi dan berimajinasi. Bahasa ini sudah lama menjadi bahasa antar suku di Nusantara, Bahasa Melayu adalah bahasa yang molek dan melodis, dari bahasa melayu pula, diciptakannya syair – syair dan pantun.
Semua suku yang tinggal di berbagai daerah di seluruh Indonesia memiliki seni dan budaya masing – masing, namun tidak banyak yang memiliki khazanah budaya syair dan pantun sekental suku Melayu.